• Pengertian Masyarakat
Dalam arti luas masyarakat adalah keseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya.
Masyarakat harus mempunyai syarat-syarat berikut :
1. Harus ada pengumpulan manusia, dan harus banyak, bukan pengumpulan binatang
2. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama disuatu daerah tertentu
3. Adanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju pada kepentingan dan tujuan bersama.
• MASYARAKAT PERKOTAAN
Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta ciri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan. Ada beberap ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu :
Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu. Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa. Kemudian Interaksi yang terjadi oleh orang kota lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi. Lalu orang kota Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu daripada orang desa. Dan yang terakhir Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.
Ada beberapa ciri-ciri yang membedakan antara desa dan kota :
1. Jumlah dan kepadatan penduduk;
2. Lingkungan hidup;
3. Mata pencaharian;
4. Corak kehidupan sosial;
5. Statifikasi sosial;
6. Mobilitas sosial;
7. Pola interaksi sosial;
8. Solidaritas sosial; dan
9. Kedudukan dalam hirarki sistem administrasi nasional.
Namun tidak di pungkiri bahawa masyarakat perkotaan dan pedesaan memiliki hubungan timbal balik. Misalnya masyarakat perkotaan membutuhkan bahan makanan seperti nasi, gandum, sayur mayor, buah-buahan itu bisa di peroleh dari masyarakat pedesaan . begitu pula sebaliknya masyarakat pedesaan membutuhkan makanan yang sudah diolah , alat transportasi, dan pupuk untuk pertanian yang bisa di dapatkan dari kota. Ini membuktikan bahwa masyarakat pedesaan dan perkotaan saling membutuhkan.
sumber : http://detonugraha.blogspot.com/2011/01/artikel-tentang-hubungan-masyarakat.html
Showing posts with label Tugas ISD. Show all posts
Showing posts with label Tugas ISD. Show all posts
Keluarga Ideal
apa itu keluarga IDEAL ? mudah saja tinggal search google.
Keluarga Ideal =
adalah unit terkecil masyarakat Indonesia yang terdiri kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul, tinggal di suatu tempat dalam keadaan saling ketergantungan. Di dalam keluarga ideal Indonesia terdapat lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan. (Sumber = http://cukupkliksaja.blogspot.com/2010/11/pengertian-keluarga-ideal-secara-umum.html)
tapi itu kan menurut mereka , menurut saya keluarga ideal adalah =
tipe keluarga yang didambakan oleh semua pasang keluarga dimana pun , karena keluarga ideal akan tetap menjaga ke harmonisan dan silaturahmi nya, dan merencanakan masa depan keluarga mereka nantinya, seperti merencanakan bahwa dua anak lebih baik. Apa sajakah yang dapat mempengaruhi ideal nya suatu keluarga ?
• Kasih sayang
kasih sayang orang tua sangat di perlukan oleh seluruh anggota keluarga nya. seorang anak, suami bahkan isteri akan merasa senang walaupun berkata dia jengkel karena di beri perhatian lebih , kurang nya kasih sayang orang tua sering terjadi pada anak sehingga memicu anak untuk berbuat yang tidak baik di luar,
• Komunikasi yang baik
suatu komunikasi sangat penting untuk menjaga hubungan antara sesama anggota keluarga, hal ini sangat berpengaruh juga terhadap lingkungan sekitar untuk menjaga silaturahmi antar tetangga dan keluarga besar untuk mempererat rasa kekeluargaan.
• kepercayaan
hal ini perlu di tanamkan pada setiap anggota keluarga , saling percaya satu sama lain akan mempererat hubungan . orang tua berperan penting disini untuk memberi suatu kepercayaan terhadap anak-anak nya agar mereka belajar dan mampu bertanggung jawab
• kejujuran
kejujuran akan berdampak baik pada lingkungan sekitar juga , karena dengan kejujuran seseorang dapat di percaya oleh orang lain .
• kebersamaan
dengan kebersamaan suatu keluarga akan terjaga silaturahmi nya , seorang anak akan terpantau bagaimana perkembangannya begitu juga dengan kebutuhan nya sebagai anak akan terpenuhi dengan melihat keluarga nya bersama .
kali ini tentang keluarga saya ,
saya adalah anak ke 2 dari 3 bersaudara , ayah saya bekerja di Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan sebagai PNS , ibu saya tidak bekerja melainkan mengurus anak di rumah.
saya memiliki 1 kakak yang paling tua masih kuliah dan yang kedua adalah saya sendiri, adik saya yang bungsu ini sudah menginjak bangku SMP. walaupun tingkah mereka kadang menjengkelkan tapi tetap saya dan kakak sayang pada mereka, karena mereka masih tergolong sangat muda dan butuh bimbingan , sebagai kakak saya harus mengajarkan dan mencontohkan sikap yang baik . menghabiskan waktu bersama keluarga adalah hal yang tidak bisa di beli oleh uang, seorang anak sebetulnya tidak terlalu butuh terhadap apa itu "uang" tapi perhatian dan kasih sayang itu sudah lebih dari cukup .
karena itu peran orang tua disini berpengaruh terhadap nasib keluarga nya ,
(Dikutip Seperlunya dari = Odangodong.blogspot.com, http://cukupkliksaja.blogspot.com/2010/11/pengertian-keluarga-ideal-secara-umum.html)
Keluarga Ideal =
adalah unit terkecil masyarakat Indonesia yang terdiri kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul, tinggal di suatu tempat dalam keadaan saling ketergantungan. Di dalam keluarga ideal Indonesia terdapat lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan. (Sumber = http://cukupkliksaja.blogspot.com/2010/11/pengertian-keluarga-ideal-secara-umum.html)
tapi itu kan menurut mereka , menurut saya keluarga ideal adalah =
tipe keluarga yang didambakan oleh semua pasang keluarga dimana pun , karena keluarga ideal akan tetap menjaga ke harmonisan dan silaturahmi nya, dan merencanakan masa depan keluarga mereka nantinya, seperti merencanakan bahwa dua anak lebih baik. Apa sajakah yang dapat mempengaruhi ideal nya suatu keluarga ?
• Kasih sayang
kasih sayang orang tua sangat di perlukan oleh seluruh anggota keluarga nya. seorang anak, suami bahkan isteri akan merasa senang walaupun berkata dia jengkel karena di beri perhatian lebih , kurang nya kasih sayang orang tua sering terjadi pada anak sehingga memicu anak untuk berbuat yang tidak baik di luar,
• Komunikasi yang baik
suatu komunikasi sangat penting untuk menjaga hubungan antara sesama anggota keluarga, hal ini sangat berpengaruh juga terhadap lingkungan sekitar untuk menjaga silaturahmi antar tetangga dan keluarga besar untuk mempererat rasa kekeluargaan.
• kepercayaan
hal ini perlu di tanamkan pada setiap anggota keluarga , saling percaya satu sama lain akan mempererat hubungan . orang tua berperan penting disini untuk memberi suatu kepercayaan terhadap anak-anak nya agar mereka belajar dan mampu bertanggung jawab
• kejujuran
kejujuran akan berdampak baik pada lingkungan sekitar juga , karena dengan kejujuran seseorang dapat di percaya oleh orang lain .
• kebersamaan
dengan kebersamaan suatu keluarga akan terjaga silaturahmi nya , seorang anak akan terpantau bagaimana perkembangannya begitu juga dengan kebutuhan nya sebagai anak akan terpenuhi dengan melihat keluarga nya bersama .
kali ini tentang keluarga saya ,
saya adalah anak ke 2 dari 3 bersaudara , ayah saya bekerja di Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan sebagai PNS , ibu saya tidak bekerja melainkan mengurus anak di rumah.
saya memiliki 1 kakak yang paling tua masih kuliah dan yang kedua adalah saya sendiri, adik saya yang bungsu ini sudah menginjak bangku SMP. walaupun tingkah mereka kadang menjengkelkan tapi tetap saya dan kakak sayang pada mereka, karena mereka masih tergolong sangat muda dan butuh bimbingan , sebagai kakak saya harus mengajarkan dan mencontohkan sikap yang baik . menghabiskan waktu bersama keluarga adalah hal yang tidak bisa di beli oleh uang, seorang anak sebetulnya tidak terlalu butuh terhadap apa itu "uang" tapi perhatian dan kasih sayang itu sudah lebih dari cukup .
karena itu peran orang tua disini berpengaruh terhadap nasib keluarga nya ,
(Dikutip Seperlunya dari = Odangodong.blogspot.com, http://cukupkliksaja.blogspot.com/2010/11/pengertian-keluarga-ideal-secara-umum.html)
Pemuda Dan Sosialisasi
saya akan menceritakan mengenai para pemuda di daerah saya , Medan, Sumatera Utara. di tempat saya masih banyak pemuda pemuda yang peduli akan lingkungannya dan ini bagus karena hal ini merupakan perwujudan dari penerus bangsa yang ingin membuat perubahan pada lingkungannya .
saya pernah mengikuti semacam perkumpulan Naposo HKBP, perkumpulan anak remaja gereja HKBP. Di tempat ini para kami di tuntut aktif dalam berperan pada tugas nya masing-masing , kami belajar bagaimana berorganisasi, mengadakan suatu acara besar, mengumpulkan dana, dan saling membantu. hal itu sangat membantu pertumbuhan dan pemahaman para pemuda pada kehidupan nyata yang akan di lalui nya .
saya mengikuti perkumpulan ini karena saya ingin menjadi penerus bangsa yang lebih baik. Dan usaha saya saat ini adalah berpartisipasi di perkumpulan sekitar saya.
saya juga pernah menjadi panitia natal di gereja saya dulu. Sikap , mental dan tata krama saya di latih agar mampu dan menjadi penerus bangsa yang baik. Pada saat itu kami mengadakan acara natal yang cukup sederhana , proses nya begitu panjang sehingga sangat menyita waktu dan tenaga kami semua , namun hal itu melatih dan membuat kami merasa percaya diri pada saat bersosialisasi dengan dunia luar dan perusahaan - perusahaan besar . karena kami perlu adanya sponsor untuk biaya acara nya ,
Jadi untuk saat ini tugas saya sebagai generasi penerus harus lebih kreatif, percaya diri, dan mampu menempa diri untuk menjadi pribadi yang mampu menumbuhkan jiwa patriotisme untuk bangsa ini.
saya pernah mengikuti semacam perkumpulan Naposo HKBP, perkumpulan anak remaja gereja HKBP. Di tempat ini para kami di tuntut aktif dalam berperan pada tugas nya masing-masing , kami belajar bagaimana berorganisasi, mengadakan suatu acara besar, mengumpulkan dana, dan saling membantu. hal itu sangat membantu pertumbuhan dan pemahaman para pemuda pada kehidupan nyata yang akan di lalui nya .
saya mengikuti perkumpulan ini karena saya ingin menjadi penerus bangsa yang lebih baik. Dan usaha saya saat ini adalah berpartisipasi di perkumpulan sekitar saya.
saya juga pernah menjadi panitia natal di gereja saya dulu. Sikap , mental dan tata krama saya di latih agar mampu dan menjadi penerus bangsa yang baik. Pada saat itu kami mengadakan acara natal yang cukup sederhana , proses nya begitu panjang sehingga sangat menyita waktu dan tenaga kami semua , namun hal itu melatih dan membuat kami merasa percaya diri pada saat bersosialisasi dengan dunia luar dan perusahaan - perusahaan besar . karena kami perlu adanya sponsor untuk biaya acara nya ,
Jadi untuk saat ini tugas saya sebagai generasi penerus harus lebih kreatif, percaya diri, dan mampu menempa diri untuk menjadi pribadi yang mampu menumbuhkan jiwa patriotisme untuk bangsa ini.
Penduduk, Masyarakat, dan kebudayaan
Penduduk, Masyarakat, dan kebudayaan
Penduduk adalah
1. Orang yang tinggal di daerah tersebut, atau
2. Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ.
Berhubung saya asli orang batak, maka saya ingin memperkenalkan kota asal, adat masyarakat dan kebudayaan saya kepada anda , yaitu kebudayaan batak di kota medan. Kota Medan adalah Ibukota Privinsi Sumatera Utara, Indonesia. Medan terkenal dengan Mottonya, yaitu Bekerja sama dan sama- sama bekerja untuk kemajuan dan kemakmuran Kota. ,penduduk dan masyarakat di kota medan terkenal dengan bahasa batak nya yang fasih dan lancar. tidak hanya itu masyarakat Medan juga di kenal sebagai orang yang memiliki sikap dan karakter yang keras dan konsisten. Konsisten dalam tujuan mempertahankan harga diri atau martabatnya di hadapan siapapun. Sementara itu, orang Batak terbiasa bersuara keras, karena faktor lingkungan yang membentuknya. Seperti diketahui tanah asal orang Batak memang tidak memungkinkan mereka untuk berleha-leha dalam hidup, selain daerahnya berbukit-bukit, tanahnyapun kurang begitu subur untuk bercocok tanam. Selain itu Jarak antara rumah yang satu dengan yang lain agak berjauhan sehingga diperlukan berteriak untuk berkomunikasi. Namun demikian seperti saya jelaskan di atas, perasaan orang Batak sangat "halus". Jadi untuk menghadapi sifat "keras" mereka, anda hanya perlu santai aja, gak perlu ikut-ikutan keras. Memang itulah ciri khas orang Batak, orangnya ceplas-ceplos, tidak mau memendam perasaan, kalau tidak senang langsung diutarakan. (tapi saya nggak gitu – gitu amat kok, hehe). Demikian pula mereka konsisten dengan "satu isteri dan satu agama / kepercayaannya". Hal ini bukan berarti tidak ada yang tidak percaya pada Tuhan. (ini menyangkut soal pribadi, sebab asal-usulnya kepercayaan Masyarakat Batak adalah animisme.
disini kalian bisa temukan segala jenis makanan ataupun kebudayaan yang tidak ada di daerah lain, seperti contoh :
1. Bika Ambon
Ini adalah kue lapis yang enak dan nikmat. makanan ini adalah makanan yang paling populer di medan. Anda bisa jumpai makanan ini di belakang pasar petisah.
2. Daun singkong tumbuk (Daun Ubi Tumbuk)
Ini dalah sayur khas mandailing. Pembuatannya adalah daun ubi di tumbuk menggunakan alu.
3. Roti Ketawa
Kue ini disebut juga biji salak., karena bentuknya kayak bijik salak. kue ini dikatakan kue ketawa karena mempunyai mulut yang seperti ketawa. dijamin kue ini adalah kue keras. Dilarang keras kakek-kakek mekan ini dikarenakan g bs makan.
4. Pisang Molen
Pisang molen adalah suatu hidangan ringan berbahan baku pisang yang dilapisi lembar-lembar adonan dan kemudian digoreng. Hidangan ini merupakan variasi dalam pengolahan dari pisang goreng.
5. Soto Medan
Soto ini khas dari medan. yang pasti berbentuk soto donk.
6. Durian
Siapa yang tidak kenal buah yang satu ini. Luarnya sangat mengerikan dikarenakan mempunyai duri yang tajam. akan tetapi isinya sangat nikmat dan enak.
Dan masih banyak lagi ciri khas dari kota Medan ini , Setelah masalah ciri khas Medan mari kita lihat data penduduk di kota Medan :
Jumlah penduduk Kota Medan pada tahun 2010 adalah sebesar 2.109.339 jiwa dengan luas wilayah 8.001/km². dengan jumlah penduduk sebanyak itu maka Kota Medan dapat digolongkan kepada Kelas Kota Sedang, dimana berdasar kriteria BPS mengenai kelas kota, Kota Sedang adalah Kota dengan jumlah penduduk antara 100.000 sampai 500.000 jiwa.
Unsur Budaya
A. Bahasa
Dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari, orang Batak menggunakan beberapa logat, ialah: (1)Logat Karo yang dipakai oleh orang Karo; (2) Logat Pakpak yang dipakai oleh Pakpak; (3) Logat Simalungun yang dipakai oleh Simalungun; (4) Logat Toba yang dipakai oleh orang Toba, Angkola dan Mandailing.
B. Pengetahuan
Orang Batak juga mengenal sistem gotong-royong kuno dalam hal bercocok tanam. Dalam bahasa Karo aktivitas itu disebut Raron, sedangkan dalam bahasa Toba hal itu disebut Marsiurupan. Sekelompok orang tetangga atau kerabat dekat bersama-sama mengerjakan tanah dan masing-masing anggota secara bergiliran. Raron itu merupakan satu pranata yang keanggotaannya sangat sukarela dan lamanya berdiri tergantung kepada persetujuan pesertanya.
C. Teknologi
Masyarakat Batak telah mengenal dan mempergunakan alat-alat sederhana yang dipergunakan untuk bercocok tanam dalam kehidupannya. Seperti cangkul, bajak (tenggala dalam bahasa Karo), tongkat tunggal (engkol dalam bahasa Karo), sabit (sabi-sabi) atau ani-ani. Masyarakat Batak juga memiliki senjata tradisional yaitu, piso surit (sejenis belati), piso gajah dompak (sebilah keris yang panjang), hujur (sejenis tombak), podang (sejenis pedang panjang). Unsur teknologi lainnya yaitukain ulos yang merupakan kain tenunan yang mempunyai banyak fungsi dalam kehidupan adat Batak.
D. Organisasi Sosial
a. Perkawinan
Pada tradisi suku Batak seseorang hanya bisa menikah dengan orang Batak yang berbeda klan sehingga jika ada yang menikah dia harus mencari pasangan hidup dari marga lain selain marganya. Apabila yang menikah adalah seseorang yang bukan dari suku Batak maka dia harus diadopsi oleh salah satu marga Batak (berbeda klan). Acara tersebut dilanjutkan dengan prosesi perkawinan yang dilakukan di gereja karena mayoritas penduduk Batak beragama Kristen.
Untuk mahar perkawinan-saudara mempelai wanita yang sudah menikah.
E. Kekerabatan
Kelompok kekerabatan suku bangsa Batak berdiam di daerah pedesaan yang disebut Huta atau Kuta menurut istilah Karo. Biasanya satu Huta didiami oleh keluarga dari satu marga.Ada pula kelompok kerabat yang disebut marga taneh yaitu kelompok pariteral keturunan pendiri dari Kuta. Marga tersebut terikat oleh simbol-simbol tertentu misalnya nama marga. Klen kecil tadi merupakan kerabat patrilineal yang masih berdiam dalam satu kawasan. Sebaliknya klen besar yang anggotanya sdah banyak hidup tersebar sehingga tidak saling kenal tetapi mereka dapat mengenali anggotanya melalui nama marga yang selalu disertakan dibelakang nama kecilnya, Stratifikasi sosial orang Batak didasarkan pada empat prinsip yaitu : (a) perbedaan tigkat umur, (b) perbedaan pangkat dan jabatan, (c) perbedaan sifat keaslian dan (d) status kawin.
F. Mata Pencaharian
Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga. Setiap kelurga mandapat tanah tadi tetapi tidak boleh menjualnya. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan .
Perternakan juga salah satu mata pencaharian suku batak antara lain perternakan kerbau, sapi, babi, kambing, ayam, dan bebek. Penangkapan ikan dilakukan sebagian penduduk disekitar danau Toba.
Sektor kerajinan juga berkembang. Misalnya tenun, anyaman rotan, ukiran kayu, temmbikar, yang ada kaitanya dengan pariwisata.
G. Religi
Pada abad 19 agama islam masuk daerah penyebaranya meliputi batak selatan . Agama kristen masuk sekitar tahun 1863 dan penyebaranya meliputi batak utara. Walaupun d emikian banyak sekali masyarakat batak didaerah pedesaan yang masih mmpertahankan konsep asli religi pendduk batak. Orang batak mempunyai konsepsi bahwa alam semesta beserta isinya diciptakan oleh Debeta Mula Jadi Na Balon dan bertempat tinggal diatas langit dan mempunyai nama-nama sesuai dengan tugasnya dan kedudukanya . Debeta Mula Jadi Na Balon : bertempat tinggal dilangit dan merupakan maha pencipta; Siloan Na Balom: berkedudukan sebagai penguasa dunia mahluk halus. Dalam hubungannya dengan roh dan jiwa orang batak mengenal tiga konsep yaitu : Tondi: jiwa atau roh; Sahala : jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang; Begu : Tondinya orang yang sudah mati. Orang batak juga percaya akan kekuatan sakti dari jimat yang disebut Tongkal.
H. Kesenian
Seni Tari yaitu Tari Tor-tor (bersifat magis); Tari serampang dua belas (bersifat hiburan). Alat Musik tradisional : Gong; Saga-saga. Hasil kerajinan tenun dari suku batak adalah kain ulos. Kain ini selalu ditampilkan dalam upacara perkawinan, mendirikan rumah, upacara kematian, penyerahan harta warisan, menyambut tamu yang dihormati dan upacara menari Tor-tor. Kain adat sesuai dengan sistem keyakinan yang diwariskan nenek moyang .
NILAI BUDAYA
1. Kekerabatan
Nilai kekerabatan masyarakat Batak utamanya terwujud dalam pelaksanaan adat Dalian Na Talu, dimana seseorang harus mencari jodoh diluar kelompoknya, orang-orang dalam satu kelompok saling menyebut Sabutuha (bersaudara), untuk kelompok yang menerima gadis untuk diperistri disebut Hula-hula. Kelompok yang memberikan gadis disebut Boru.
2. Hagabeon
Nilai budaya yang bermakna harapan panjang umur, beranak, bercucu banyak, dan yang baik-baik.
3. Hamoraan
Nilai kehormatan suku Batak yang terletak pada keseimbangan aspek spiritual dan meterial.
4. Uhum dan ugari
Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji.
5. Pengayoman
Pengayoman wajib diberikan terhadap lingkungan masyarakat, tugas tersebut di emban oleh tiga unsur Dalihan Na Tolu.
6. Marsisarian
Suatu nilai yang berarti saling mengerti, menghargai, dan saling membantu.
Sisi Positif :
1. Kekompakan, dan sosialisasi
2. Saling Mengasihi
3. Identitas Budaya
4. Wujud kasih tuhan.
Sisi Negatif :
- menurut saya hampir tidak ada sisi negatif nya dari kebudayaan kota Medan yang satu ini ..
Itulah informasi sedikit mengenai penduduk , masyarakat dan kebudayaan di kota Medan.
Penduduk adalah
1. Orang yang tinggal di daerah tersebut, atau
2. Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ.
Berhubung saya asli orang batak, maka saya ingin memperkenalkan kota asal, adat masyarakat dan kebudayaan saya kepada anda , yaitu kebudayaan batak di kota medan. Kota Medan adalah Ibukota Privinsi Sumatera Utara, Indonesia. Medan terkenal dengan Mottonya, yaitu Bekerja sama dan sama- sama bekerja untuk kemajuan dan kemakmuran Kota. ,penduduk dan masyarakat di kota medan terkenal dengan bahasa batak nya yang fasih dan lancar. tidak hanya itu masyarakat Medan juga di kenal sebagai orang yang memiliki sikap dan karakter yang keras dan konsisten. Konsisten dalam tujuan mempertahankan harga diri atau martabatnya di hadapan siapapun. Sementara itu, orang Batak terbiasa bersuara keras, karena faktor lingkungan yang membentuknya. Seperti diketahui tanah asal orang Batak memang tidak memungkinkan mereka untuk berleha-leha dalam hidup, selain daerahnya berbukit-bukit, tanahnyapun kurang begitu subur untuk bercocok tanam. Selain itu Jarak antara rumah yang satu dengan yang lain agak berjauhan sehingga diperlukan berteriak untuk berkomunikasi. Namun demikian seperti saya jelaskan di atas, perasaan orang Batak sangat "halus". Jadi untuk menghadapi sifat "keras" mereka, anda hanya perlu santai aja, gak perlu ikut-ikutan keras. Memang itulah ciri khas orang Batak, orangnya ceplas-ceplos, tidak mau memendam perasaan, kalau tidak senang langsung diutarakan. (tapi saya nggak gitu – gitu amat kok, hehe). Demikian pula mereka konsisten dengan "satu isteri dan satu agama / kepercayaannya". Hal ini bukan berarti tidak ada yang tidak percaya pada Tuhan. (ini menyangkut soal pribadi, sebab asal-usulnya kepercayaan Masyarakat Batak adalah animisme.
disini kalian bisa temukan segala jenis makanan ataupun kebudayaan yang tidak ada di daerah lain, seperti contoh :
1. Bika Ambon
Ini adalah kue lapis yang enak dan nikmat. makanan ini adalah makanan yang paling populer di medan. Anda bisa jumpai makanan ini di belakang pasar petisah.
2. Daun singkong tumbuk (Daun Ubi Tumbuk)
Ini dalah sayur khas mandailing. Pembuatannya adalah daun ubi di tumbuk menggunakan alu.
3. Roti Ketawa
Kue ini disebut juga biji salak., karena bentuknya kayak bijik salak. kue ini dikatakan kue ketawa karena mempunyai mulut yang seperti ketawa. dijamin kue ini adalah kue keras. Dilarang keras kakek-kakek mekan ini dikarenakan g bs makan.
4. Pisang Molen
Pisang molen adalah suatu hidangan ringan berbahan baku pisang yang dilapisi lembar-lembar adonan dan kemudian digoreng. Hidangan ini merupakan variasi dalam pengolahan dari pisang goreng.
5. Soto Medan
Soto ini khas dari medan. yang pasti berbentuk soto donk.
6. Durian
Siapa yang tidak kenal buah yang satu ini. Luarnya sangat mengerikan dikarenakan mempunyai duri yang tajam. akan tetapi isinya sangat nikmat dan enak.
Dan masih banyak lagi ciri khas dari kota Medan ini , Setelah masalah ciri khas Medan mari kita lihat data penduduk di kota Medan :
Jumlah penduduk Kota Medan pada tahun 2010 adalah sebesar 2.109.339 jiwa dengan luas wilayah 8.001/km². dengan jumlah penduduk sebanyak itu maka Kota Medan dapat digolongkan kepada Kelas Kota Sedang, dimana berdasar kriteria BPS mengenai kelas kota, Kota Sedang adalah Kota dengan jumlah penduduk antara 100.000 sampai 500.000 jiwa.
Unsur Budaya
A. Bahasa
Dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari, orang Batak menggunakan beberapa logat, ialah: (1)Logat Karo yang dipakai oleh orang Karo; (2) Logat Pakpak yang dipakai oleh Pakpak; (3) Logat Simalungun yang dipakai oleh Simalungun; (4) Logat Toba yang dipakai oleh orang Toba, Angkola dan Mandailing.
B. Pengetahuan
Orang Batak juga mengenal sistem gotong-royong kuno dalam hal bercocok tanam. Dalam bahasa Karo aktivitas itu disebut Raron, sedangkan dalam bahasa Toba hal itu disebut Marsiurupan. Sekelompok orang tetangga atau kerabat dekat bersama-sama mengerjakan tanah dan masing-masing anggota secara bergiliran. Raron itu merupakan satu pranata yang keanggotaannya sangat sukarela dan lamanya berdiri tergantung kepada persetujuan pesertanya.
C. Teknologi
Masyarakat Batak telah mengenal dan mempergunakan alat-alat sederhana yang dipergunakan untuk bercocok tanam dalam kehidupannya. Seperti cangkul, bajak (tenggala dalam bahasa Karo), tongkat tunggal (engkol dalam bahasa Karo), sabit (sabi-sabi) atau ani-ani. Masyarakat Batak juga memiliki senjata tradisional yaitu, piso surit (sejenis belati), piso gajah dompak (sebilah keris yang panjang), hujur (sejenis tombak), podang (sejenis pedang panjang). Unsur teknologi lainnya yaitukain ulos yang merupakan kain tenunan yang mempunyai banyak fungsi dalam kehidupan adat Batak.
D. Organisasi Sosial
a. Perkawinan
Pada tradisi suku Batak seseorang hanya bisa menikah dengan orang Batak yang berbeda klan sehingga jika ada yang menikah dia harus mencari pasangan hidup dari marga lain selain marganya. Apabila yang menikah adalah seseorang yang bukan dari suku Batak maka dia harus diadopsi oleh salah satu marga Batak (berbeda klan). Acara tersebut dilanjutkan dengan prosesi perkawinan yang dilakukan di gereja karena mayoritas penduduk Batak beragama Kristen.
Untuk mahar perkawinan-saudara mempelai wanita yang sudah menikah.
E. Kekerabatan
Kelompok kekerabatan suku bangsa Batak berdiam di daerah pedesaan yang disebut Huta atau Kuta menurut istilah Karo. Biasanya satu Huta didiami oleh keluarga dari satu marga.Ada pula kelompok kerabat yang disebut marga taneh yaitu kelompok pariteral keturunan pendiri dari Kuta. Marga tersebut terikat oleh simbol-simbol tertentu misalnya nama marga. Klen kecil tadi merupakan kerabat patrilineal yang masih berdiam dalam satu kawasan. Sebaliknya klen besar yang anggotanya sdah banyak hidup tersebar sehingga tidak saling kenal tetapi mereka dapat mengenali anggotanya melalui nama marga yang selalu disertakan dibelakang nama kecilnya, Stratifikasi sosial orang Batak didasarkan pada empat prinsip yaitu : (a) perbedaan tigkat umur, (b) perbedaan pangkat dan jabatan, (c) perbedaan sifat keaslian dan (d) status kawin.
F. Mata Pencaharian
Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga. Setiap kelurga mandapat tanah tadi tetapi tidak boleh menjualnya. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan .
Perternakan juga salah satu mata pencaharian suku batak antara lain perternakan kerbau, sapi, babi, kambing, ayam, dan bebek. Penangkapan ikan dilakukan sebagian penduduk disekitar danau Toba.
Sektor kerajinan juga berkembang. Misalnya tenun, anyaman rotan, ukiran kayu, temmbikar, yang ada kaitanya dengan pariwisata.
G. Religi
Pada abad 19 agama islam masuk daerah penyebaranya meliputi batak selatan . Agama kristen masuk sekitar tahun 1863 dan penyebaranya meliputi batak utara. Walaupun d emikian banyak sekali masyarakat batak didaerah pedesaan yang masih mmpertahankan konsep asli religi pendduk batak. Orang batak mempunyai konsepsi bahwa alam semesta beserta isinya diciptakan oleh Debeta Mula Jadi Na Balon dan bertempat tinggal diatas langit dan mempunyai nama-nama sesuai dengan tugasnya dan kedudukanya . Debeta Mula Jadi Na Balon : bertempat tinggal dilangit dan merupakan maha pencipta; Siloan Na Balom: berkedudukan sebagai penguasa dunia mahluk halus. Dalam hubungannya dengan roh dan jiwa orang batak mengenal tiga konsep yaitu : Tondi: jiwa atau roh; Sahala : jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang; Begu : Tondinya orang yang sudah mati. Orang batak juga percaya akan kekuatan sakti dari jimat yang disebut Tongkal.
H. Kesenian
Seni Tari yaitu Tari Tor-tor (bersifat magis); Tari serampang dua belas (bersifat hiburan). Alat Musik tradisional : Gong; Saga-saga. Hasil kerajinan tenun dari suku batak adalah kain ulos. Kain ini selalu ditampilkan dalam upacara perkawinan, mendirikan rumah, upacara kematian, penyerahan harta warisan, menyambut tamu yang dihormati dan upacara menari Tor-tor. Kain adat sesuai dengan sistem keyakinan yang diwariskan nenek moyang .
NILAI BUDAYA
1. Kekerabatan
Nilai kekerabatan masyarakat Batak utamanya terwujud dalam pelaksanaan adat Dalian Na Talu, dimana seseorang harus mencari jodoh diluar kelompoknya, orang-orang dalam satu kelompok saling menyebut Sabutuha (bersaudara), untuk kelompok yang menerima gadis untuk diperistri disebut Hula-hula. Kelompok yang memberikan gadis disebut Boru.
2. Hagabeon
Nilai budaya yang bermakna harapan panjang umur, beranak, bercucu banyak, dan yang baik-baik.
3. Hamoraan
Nilai kehormatan suku Batak yang terletak pada keseimbangan aspek spiritual dan meterial.
4. Uhum dan ugari
Nilai uhum orang Batak tercermin pada kesungguhan dalam menegakkan keadilan sedangkan ugari terlihat dalam kesetiaan akan sebuah janji.
5. Pengayoman
Pengayoman wajib diberikan terhadap lingkungan masyarakat, tugas tersebut di emban oleh tiga unsur Dalihan Na Tolu.
6. Marsisarian
Suatu nilai yang berarti saling mengerti, menghargai, dan saling membantu.
Sisi Positif :
1. Kekompakan, dan sosialisasi
2. Saling Mengasihi
3. Identitas Budaya
4. Wujud kasih tuhan.
Sisi Negatif :
- menurut saya hampir tidak ada sisi negatif nya dari kebudayaan kota Medan yang satu ini ..
Itulah informasi sedikit mengenai penduduk , masyarakat dan kebudayaan di kota Medan.
Persamaan antara ISD dengan Ips
ISD dengan IPS memiliki persamaan yaitu :
Sama-sama mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan masyarakat dan hampir memiliki ruang lingkup yang sama dalam kemasyarakatan. Juga, merupakan bahan studi untuk program pengajaran, dan keduanaya terdiri dari kenyataan dan masalah sosial.
sumber :
- buku
- http://kokoainruk.ngeblogs.com/2010/01/09/perbedaan-dan-persamaan-isd-dengan-ips/
Sama-sama mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan masyarakat dan hampir memiliki ruang lingkup yang sama dalam kemasyarakatan. Juga, merupakan bahan studi untuk program pengajaran, dan keduanaya terdiri dari kenyataan dan masalah sosial.
sumber :
- buku
- http://kokoainruk.ngeblogs.com/2010/01/09/perbedaan-dan-persamaan-isd-dengan-ips/
Perbedaan antara ISD dengan IPS
ISD merupakan ilmu-ilmu yang mempelajari tentang ilmu pengetahuan sosial dasar dan lebih cenderung kepada kemasyarakatan.
kalau IPS, adalah ilmu yang mempelajari tentang cara pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran poloitik,sosiologi, hukum, dsb.
sumber :
- Buku
- http://kokoainruk.ngeblogs.com/2010/01/09/perbedaan-dan-persamaan-isd-dengan-ips/
kalau IPS, adalah ilmu yang mempelajari tentang cara pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran poloitik,sosiologi, hukum, dsb.
sumber :
- Buku
- http://kokoainruk.ngeblogs.com/2010/01/09/perbedaan-dan-persamaan-isd-dengan-ips/
INDIVIDU KELUARGA DAN MASYARAKAT
• Pengertian Individu :
Individu berasal dari kata latin, “individuum” artinya “yang tak terbagi”. Jadi, individu berarti bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil.
• Pegertian Keluarga :
Menurut pendapat Ki Hajar Dewantara adalah “ kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh suatu turunan lalu mengerti dan merasaberdiri sebagai suatu gabungan yang hakiki, esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan iu untuk memuliakan masing-masing anggotanya”.
• Pengertian Masyarakat :
Prof. M. M. Djojodiguno berpendapat “ suatu kebulatan daripada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia lainnya.
Menurut R.linton “ bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan berkerja sama sehingga mereka ini dapat mengkoordinasikan dirinya tentang dirinya dalam 1 kesatuan social dengan batas-batas tertentu.
t.
Seperti sebuah tanaman / pohon jika kita menanamnya berasal dari bibit yang unggul maka hasilnya akan bagus , sebaliknya jika kita menanamnya dari bibit yang kurang bagus maka hasilnya akan kurang memuaskan. Begitu pula dengan hubungan antara individu dan keluarga, jika keluarga tersebut berasal dari keluarga yang baik maka akan menghasilkan individu yang baik pula.
Di zaman sekarang banyak kita temukan masalah sosial yang berhubungan dengan individu dimana kasusnya individu zaman sekarang sulit untuk dikontrol , biasanya individu sekarang sifatnya sangat bebas mereka lebih sering melakukan tindakan yang lebih memprioritaskan kepentingan pribadi yang penting menguntungkan dirinya sendiri. Hal ini dikarenakan kurangnya peranan keluarga dalam membangun individu , padahal keluarga memiliki beberapa fungsi tertentu untuk membangun sifat individu yang baik. Untuk menyelesaikan masalah sosial tersebut keluarga harus memiliki beberapa fungsi antara lain :
1. Fungsi Pendidikan. Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
2. Fungsi Sosialisasi anak. Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
3. Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
4. Fungsi Perasaan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
5. Fungsi Religius. Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.
6. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
7. Fungsi Rekreatif. Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.
8. Fungsi Biologis. Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
9. Memberikan kasih sayang,perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
Sedangkan hubungan antara individu dengan masyarakat adalah jika di dalam masyarakat terdapat sekumpulan individu yang memiliki sifat unggul maka kehidupan di masyarakat tersebut akan aman, damai dan sejahtera.
Kalau kita menginginkan sebuah masyarakat yang sejahtera kita harus memperbaiki individu terlebih dahulu bukan langsung memperbaiki masyarakat tersebut. Sama seperti mobil terbuat dari berbagai unsur terkecil dan besar, namun mobil tidak akan jalan apa bila tidak ada sopirnya.
sumber :
- Buku
- http://suhendraprasetya.ngeblogs.com/2009/12/12/individu-keluarga-dan-masyarakat/
Individu berasal dari kata latin, “individuum” artinya “yang tak terbagi”. Jadi, individu berarti bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil.
• Pegertian Keluarga :
Menurut pendapat Ki Hajar Dewantara adalah “ kumpulan beberapa orang yang karena terikat oleh suatu turunan lalu mengerti dan merasaberdiri sebagai suatu gabungan yang hakiki, esensial, enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh gabungan iu untuk memuliakan masing-masing anggotanya”.
• Pengertian Masyarakat :
Prof. M. M. Djojodiguno berpendapat “ suatu kebulatan daripada segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia lainnya.
Menurut R.linton “ bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan berkerja sama sehingga mereka ini dapat mengkoordinasikan dirinya tentang dirinya dalam 1 kesatuan social dengan batas-batas tertentu.
t.
Seperti sebuah tanaman / pohon jika kita menanamnya berasal dari bibit yang unggul maka hasilnya akan bagus , sebaliknya jika kita menanamnya dari bibit yang kurang bagus maka hasilnya akan kurang memuaskan. Begitu pula dengan hubungan antara individu dan keluarga, jika keluarga tersebut berasal dari keluarga yang baik maka akan menghasilkan individu yang baik pula.
Di zaman sekarang banyak kita temukan masalah sosial yang berhubungan dengan individu dimana kasusnya individu zaman sekarang sulit untuk dikontrol , biasanya individu sekarang sifatnya sangat bebas mereka lebih sering melakukan tindakan yang lebih memprioritaskan kepentingan pribadi yang penting menguntungkan dirinya sendiri. Hal ini dikarenakan kurangnya peranan keluarga dalam membangun individu , padahal keluarga memiliki beberapa fungsi tertentu untuk membangun sifat individu yang baik. Untuk menyelesaikan masalah sosial tersebut keluarga harus memiliki beberapa fungsi antara lain :
1. Fungsi Pendidikan. Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
2. Fungsi Sosialisasi anak. Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
3. Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
4. Fungsi Perasaan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
5. Fungsi Religius. Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.
6. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
7. Fungsi Rekreatif. Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.
8. Fungsi Biologis. Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
9. Memberikan kasih sayang,perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.
Sedangkan hubungan antara individu dengan masyarakat adalah jika di dalam masyarakat terdapat sekumpulan individu yang memiliki sifat unggul maka kehidupan di masyarakat tersebut akan aman, damai dan sejahtera.
Kalau kita menginginkan sebuah masyarakat yang sejahtera kita harus memperbaiki individu terlebih dahulu bukan langsung memperbaiki masyarakat tersebut. Sama seperti mobil terbuat dari berbagai unsur terkecil dan besar, namun mobil tidak akan jalan apa bila tidak ada sopirnya.
sumber :
- Buku
- http://suhendraprasetya.ngeblogs.com/2009/12/12/individu-keluarga-dan-masyarakat/
Penduduk Masyarakat dan Kebudayaan
MASYARAKAT, PENDUDUK, BANGSA DAN NEGARA
• MASYARAKAT
1. Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.
2. Menurut Karl Marx masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
3. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
B. Faktor-Faktor / Unsur-Unsur Masyarakat
Menurut Soerjono Soekanto alam masyarakat setidaknya memuat unsur sebagai berikut ini :
1. Berangotakan minimal dua orang.
2. Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
3. Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang
saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
4. Menjadi sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggota masyarakat.
C. Ciri / Kriteria Masyarakat Yang Baik
Menurut Marion Levy diperlukan empat kriteria yang harus dipenuhi agar sekumpolan manusia bisa dikatakan / disebut sebagai masyarakat.
1. Ada sistem tindakan utama.
2. Saling setia pada sistem tindakan utama.
3. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota.
4. Sebagian atan seluruh anggota baru didapat dari kelahiran / reproduksi manusia.
• PENDUDUK
Penduduk adalah orang-orang yang berada di dalam suatu wilayah yang terikat oleh aturan-aturan yang berlaku dan saling berinteraksi satu sama lain secara terus menerus / kontinu. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Penduduk suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
• Orang yang tinggal di daerah tersebut
• Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut.
Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal.
• BANGSA
Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan/atau sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal-usul keturunan yang sama. Konsep bahwa semua manusia dibagi menjadi kelompok-kelompok bangsa ini merupakan salah satu doktrin paling berpengaruh dalam sejarah. Doktrin ini merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideologi nasionalisme.
Sekumpulan manusia yang bersatu pada satu wilayah dan memunyai keterikatan dengan wilayah tersebut. Dengan batas teritori tertentu dan terletak dalam geografis tertentu.
• NEGARA
Aristoteles menyatakan Negara adalah: perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama.
Dilain pihak Penulis Francis Jean Bodin mengatakan Negara adalah: asosiasi beberapa keluarga dengan kesejahteraan yang layak, dengan alasan yang sehat setuju untuk dipimpin oleh penguasa tertinggi.
• KAITAN MASYARAKAT, PENDUDUK, BANGSA DAN NEGARA
Jika dilihat dari pengertian-pengertian di atas maka kaitan antara masyarakat, penduduk, bangsa dan Negara adalah suatu masyarakat yang menetap di daerah / wilayah tertentu akan disebut sebagai penduduk, dan penduduk adalah kelanjutan dari masyarakat yang telah terikat dengan aturan-aturan tertentu dan berinteraksi secara terus-menerus. Jika suatu penduduk yang jumlahnya sangat banyak dan memiliki kesamaan nasib, bahasa, agama dan ideologi akan membentuk suatu bangsa, lalu dari bangsa yang bersatu dan telah tertata secara apik dan memiliki peraturan yang lebih kompleks dan menetap pada wilayah yang besar akan terbentuk suatu Negara
Sumber :
- Buku
- http://riend88.wordpress.com/2009/12/20/penduduk-masyarakat-dan-kebudayaan/
• MASYARAKAT
1. Menurut Selo Sumardjan masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.
2. Menurut Karl Marx masyarakat adalah suatu struktur yang menderita suatu ketegangan organisasi atau perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terbagi secara ekonomi.
3. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suau kenyataan objektif pribadi-pribadi yang merupakan anggotanya.
B. Faktor-Faktor / Unsur-Unsur Masyarakat
Menurut Soerjono Soekanto alam masyarakat setidaknya memuat unsur sebagai berikut ini :
1. Berangotakan minimal dua orang.
2. Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.
3. Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang
saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.
4. Menjadi sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggota masyarakat.
C. Ciri / Kriteria Masyarakat Yang Baik
Menurut Marion Levy diperlukan empat kriteria yang harus dipenuhi agar sekumpolan manusia bisa dikatakan / disebut sebagai masyarakat.
1. Ada sistem tindakan utama.
2. Saling setia pada sistem tindakan utama.
3. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota.
4. Sebagian atan seluruh anggota baru didapat dari kelahiran / reproduksi manusia.
• PENDUDUK
Penduduk adalah orang-orang yang berada di dalam suatu wilayah yang terikat oleh aturan-aturan yang berlaku dan saling berinteraksi satu sama lain secara terus menerus / kontinu. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Penduduk suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
• Orang yang tinggal di daerah tersebut
• Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut.
Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal.
• BANGSA
Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasa, agama, ideologi, budaya, dan/atau sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal-usul keturunan yang sama. Konsep bahwa semua manusia dibagi menjadi kelompok-kelompok bangsa ini merupakan salah satu doktrin paling berpengaruh dalam sejarah. Doktrin ini merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideologi nasionalisme.
Sekumpulan manusia yang bersatu pada satu wilayah dan memunyai keterikatan dengan wilayah tersebut. Dengan batas teritori tertentu dan terletak dalam geografis tertentu.
• NEGARA
Aristoteles menyatakan Negara adalah: perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama.
Dilain pihak Penulis Francis Jean Bodin mengatakan Negara adalah: asosiasi beberapa keluarga dengan kesejahteraan yang layak, dengan alasan yang sehat setuju untuk dipimpin oleh penguasa tertinggi.
• KAITAN MASYARAKAT, PENDUDUK, BANGSA DAN NEGARA
Jika dilihat dari pengertian-pengertian di atas maka kaitan antara masyarakat, penduduk, bangsa dan Negara adalah suatu masyarakat yang menetap di daerah / wilayah tertentu akan disebut sebagai penduduk, dan penduduk adalah kelanjutan dari masyarakat yang telah terikat dengan aturan-aturan tertentu dan berinteraksi secara terus-menerus. Jika suatu penduduk yang jumlahnya sangat banyak dan memiliki kesamaan nasib, bahasa, agama dan ideologi akan membentuk suatu bangsa, lalu dari bangsa yang bersatu dan telah tertata secara apik dan memiliki peraturan yang lebih kompleks dan menetap pada wilayah yang besar akan terbentuk suatu Negara
Sumber :
- Buku
- http://riend88.wordpress.com/2009/12/20/penduduk-masyarakat-dan-kebudayaan/
Ruang Lingkup ISD :
Materi ISD terdiri dari masalah-masalah social dengan demikian bahan mata pelajaran ISD dapat dibedakan atas 3 golongan :
1. Kenyataan social yang ada dalam masyarakat yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu., karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya.
2. Konsep / pengertian tentang kenyataan social dibatasi pada konsep dasar yang diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dipahami dalam IPS.
3.Masalah-masalah social yang timbul dalam masyarakat biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-keyataan social yang antara 1 dengan yang lainnya saling berkaitan
Sumber :
- Buku
- http://suhendraprasetya.ngeblogs.com/2010/02/15/ruang-lingkup-isd/
1. Kenyataan social yang ada dalam masyarakat yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu., karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya.
2. Konsep / pengertian tentang kenyataan social dibatasi pada konsep dasar yang diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dipahami dalam IPS.
3.Masalah-masalah social yang timbul dalam masyarakat biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-keyataan social yang antara 1 dengan yang lainnya saling berkaitan
Sumber :
- Buku
- http://suhendraprasetya.ngeblogs.com/2010/02/15/ruang-lingkup-isd/
10 Materi ISD
Di bab ini, materi yang tersedia ada 10,yaitu :
1. Ruang Lingkup ISD
2. Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
3. Individu, keluarga, dan masyarakat
4. Pemuda dan Sosialisasi
5. Warga Negara dan Negara
6. Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
7. Masyarakat Desa dan Kota
8. Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat
9. Ilmu Pengetahuan, Integrasi dan Kemiskinan
10. Agama dan Masyarakat
Dan dalam materi ini, ada pembagiannya, yaitu :
• Bagian 1, Bab 1 sampai bab 3,pada tanggal 20 september
• Bagian 2, Bab 4 dan Bab 5, pada tanggal 12 Oktober
• Bagian 3, Bab 6 dan Bab 7, pada tanggal 9 November
• Dan Bagian 4, Bab8 sampai Bab 10, pada tanggal 21 Desember
1. Ruang Lingkup ISD
2. Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
3. Individu, keluarga, dan masyarakat
4. Pemuda dan Sosialisasi
5. Warga Negara dan Negara
6. Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
7. Masyarakat Desa dan Kota
8. Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat
9. Ilmu Pengetahuan, Integrasi dan Kemiskinan
10. Agama dan Masyarakat
Dan dalam materi ini, ada pembagiannya, yaitu :
• Bagian 1, Bab 1 sampai bab 3,pada tanggal 20 september
• Bagian 2, Bab 4 dan Bab 5, pada tanggal 12 Oktober
• Bagian 3, Bab 6 dan Bab 7, pada tanggal 9 November
• Dan Bagian 4, Bab8 sampai Bab 10, pada tanggal 21 Desember
Tujuan dari ISD untuk pembinaan terhadap mahasiswa
1. memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan social dan masalah social yang ada di kalangan masyarakat ini.
2. agar Warga Indonesia memiliki sikap dan tingkah laku yang baik dalam masyarakat. agar tidak terjadi keributan ataupun kericuhan.
3. peka terhadap maslah-masalah social dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
4. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya secara kritis – (interdisipliner).
5. Memahami jalan pkiran para ahli di bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah social yang timbul dalam masyarakat.
Sumber :
http://kokoainruk.ngeblogs.com/2010/01/09/tujuan-isd/
2. agar Warga Indonesia memiliki sikap dan tingkah laku yang baik dalam masyarakat. agar tidak terjadi keributan ataupun kericuhan.
3. peka terhadap maslah-masalah social dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya.
4. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya mempelajarinya secara kritis – (interdisipliner).
5. Memahami jalan pkiran para ahli di bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah social yang timbul dalam masyarakat.
Sumber :
http://kokoainruk.ngeblogs.com/2010/01/09/tujuan-isd/
Pengertian I S D di perguruan Tinggi
Ilmu sosial dasar adalah salah satu mata kuliah softskill yang merupakan mata kuliah yang wajib di perguruan tinggi. Mata kuliah ini memfokuskan untuk mengembangkan kepribadian para mahasiswa, terutama di bidang sosial. Berbeda dengan mata kuliah lainnya adalah yang bertujuan untuk meningkatkan keahlian dalam disiplin ilmunya.
Sumber :
- http://bagusikhwani.blogspot.com/2011/03/isd-sebagai-salah-satu-mkdu.html
Sumber :
- http://bagusikhwani.blogspot.com/2011/03/isd-sebagai-salah-satu-mkdu.html
Definisi Ilmu Sosial Dasar
Definisi Ilmu Sosial Dasar adalah =
suatu pengetahuan yang menelaah masalah - masalah sosial yang timbul dan berkembang, yang diwujudkan oleh masyarakat dengan menggunakan pengertian - pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan dalam ilmu - ilmu social.
Contoh : sejarah, ekonomi, geografi sosial.
Sumber :
- http://linaa-mybigfantasy.blogspot.com/2010/10/definisi-ilmu-sosial-dasar.html
suatu pengetahuan yang menelaah masalah - masalah sosial yang timbul dan berkembang, yang diwujudkan oleh masyarakat dengan menggunakan pengertian - pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan dalam ilmu - ilmu social.
Contoh : sejarah, ekonomi, geografi sosial.
Sumber :
- http://linaa-mybigfantasy.blogspot.com/2010/10/definisi-ilmu-sosial-dasar.html
Latar belakang pembuatan tugas ISD
Saya, Winston Richard, mahasiswa Universitas Gunadarma kelas 1 KA 08 bermaksud untuk membuat tugas yang diperintahkan oleh dosen ISD yang bernama Veronika Widi Prabawasari. Namun dikarenakan saya hanyalah manusia biasa yang biasa salah (lebih sering salah daripada benarnya) -,-" maka mohon maaf atas ketidak lengkapan, salah, ataupun terlalu singkatnya tugas ini. Saya akan berusaha untuk membuat yang terbaik dalam tugas ini.
Terima kasih.
Jakarta, 1 Oktober 2011
Winston Richard
Terima kasih.
Jakarta, 1 Oktober 2011
Winston Richard
Subscribe to:
Posts (Atom)